Cerpen Alfian Fathan Mubina*
Sebulan ini—atau bahkan semester ini serasa berat bagi Zaybi. Mungkin tak hanya yang merasakan, bisa saja teman satu jurusannya, bahkan seluruh orang pun kesal dibuatnya. Ditambah tugas yang semakin menumpuk ternyata semakin hari semakin membuat tubuh mabuk. Sebelumnya ia tak akan menyangka akan sekonyol ini, tapi mungkin salah dia saja yang selalu mengulur-ulur waktu. Iya, sekarang dia kelimpungan diserbu berbagai deadline.
Argghh. Zaybi mencoba bangun terduduk di ranjangnya untuk mengambil gawai miliknya.
“Astaga, ya ampun kenapa baru bangun?” Maksud hanya untuk melihat jam, justru dia terkejut seakan ingat sesuatu. Jam 10.18. Entah memang baru ingat atau justru karena notifikasi di layar gawai yang membuatnya panik.
“Bi, UAS lo aman kan?” Chat dari Ivan.
Sekelabatan kemudian dia sudah dalam posisi tegak membenarkan duduknya segera merogoh laptop di nakasnya—bekas semalam dia lupa untuk meletakkannya di tas, mengakses laman yang disediakan kampusnya untuk ‘mengerjakan’ ulangan akhir semester. Sejenak setelah terbuka lamannya, mood-nya hilang sudah.
“Aman gan!” Jawabnya di chat Ivan. Hasmbuhlah, baru juga mimpi indah. Batinnya runyam sambil membanting gawainya.
Alfian Fathan Mubina merupakan mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Negeri Semarang. kini sedang belajar di Kelas Menulis Cerpen Nesatopia. FB: Alfian Fathan Mubina IG: alf_mna.

0 Komentar