Cerpen Azka Shadam*

Tumpukan berkas di dalam lemari tua dikeluarkan oleh seseorang yang tidak jelas siapa dia karena tersamarkan gelapnya ruangan. Debu yang membungkus berkasnya berserakan mengudara dan membuat orang itu bersin sekencang-kencangnya. Tanpa disadari hal itu membangunkan seorang nenek.

“Siapa itu?”

Tidak ada jawaban didapatkan, lantas memutuskan untuk mengeceknya. Jemari renta meraba saklar lampu. Setelah ketemu, lalu dihidupkannya dan begitu terkejut setelah terang membuka tirai kegelapan, didapatinya pria bertopeng yang tidak ia ketahui siapa identitasnya. pintu lemari tua terbuka dan seisi barangnya berserakan di lantai. Merasa dipergoki, pria tersebut segera melarikan diri membawa beberapa berkas yang tersimpan di lemari. Sang nenek segera berteriak maling. Suara yang begitu histeris membangunkan para tetangga sekitar.

Para tetangga cepat berkumpul di depan rumah nenek, tetapi pria itu berhasil lolos sebelum keramaian menyerbunya. Salah seorang tetangga sigap mengabari anak sulungnya. Sembari yang lain membantu mengecek isi rumah, ternyata berkas perjanjian jual beli tanah, sawah, tambak, semua hilang. Semalaman ia tidak bisa tidur hingga keesokan harinya anak sulungnya datang ke rumahnya. Melihat kejadian ini, ia sudah bisa menebak siapa dalangnya, apalagi yang hilang adalah berkas yang nantinya berhubungan dengan pembagian warisan. Tidak lama, ia segera menelpon seseorang yang entah siapa.

Selang beberapa waktu, datanglah preman membawa seseorang ditentengnya dengan kejam. Ternyata itu adalah anak bungsunya. Dengan ancaman preman itu, akhirnya sang bungsu mengaku bahwa ialah yang mencurinya, karena ingin menguasai semua harta tersebut. Mendengar hal itu, ibunya menangis dan mencoba menasihati sang bungsu.

“Nak, janganlah kau buta dengan harta, sebab itu bisa mematikanmu seketika” 

Azka Shadam, merupakan pemuda kelahiran Pati, yang saat ini mengeyam pendidikan di UIN Sunan Kalijaga, jurusan manajemen keuangan syariah. Ia beranggapan bahwa menulis merupakan media mengungkapkan isi hatinya. Pembaca dapat menyapa Shadam melalui poselnya shadamajha@gmail.com, Instagram :shadam_123, dan Facebook: Azka Shadam.