Cerpen Sindi Desi Minanti*
Waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 WIB. Anton selesai mengerjakan tugas dari Bu Candra. Di sekolah Bu Candra mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Dan Anton sangat mengidolakanya. Setelah merapikan perlengkapan sekolah, ia tidur.
Azan subuh berkumandang. Terdengar suara Ibu membangunkannya.
"Anton, ayo bangun, waktunya salat shubuh," katanya sambil mengetuk pintu kamar.
Ia terbangun, lalu bergegas mengambil air wudu. Seusai subuh berjamaah. Anton pergi menyiapkan sepatu dan sepedanya. Dan segera pergi mandi.
Pukul 06.15 WIB, Ibu telah menyajikan masakan di meja makan. Menu sarapan pagi ini adalah tumis jamur hitam dengan lauk telur dadar. Anton minta pada ibunya agar dibawakan bekal saja.
Anton berpamitan kepada orang tuanya. Kemudian, berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda. Di jalan ia menemui banyak pengendara. Yang mengemudi truk, bus, mobil, sepeda motor bahkan sepeda sama sepertinya. Jalanan begitu ramai, hingga ia tersadar kalau lupa memakai masker. Dia juga lupa bahwa sekolahnya masih libur.
Sekar, sahabatnya ternyata sudah sampai duluan. Tak terasa sebentar lagi mereka akan naik ke kelas 6 SD. Hari itu murid di sekolah hanya ada mereka. Sedang yang lain ialah para guru. Yang tetap masuk kerja untuk menuntaskan piket harian dan tetek bengeknya.
Acapkali, mereka sengaja janjian mendatangi sekolah. Agar dapat meluapkan rasa rindu pada guru dan lainnya. Pak Yono, tukang kebun sekolah pun mereka rindukan. Sampai pada suatu waktu, mereka berdua menyirami tanaman yang berjejer di depan semua ruang kelas.
Wirosari, 19 Juni 2020
Sindi Desi Minanti adalah mahasiswi Universitas Wahid Hasyim Semarang asal Kabupaten Blora. Sedang belajar dan aktif di Kelas Menulis Cerpen Nesatopia. FB: Sindi Desi Minanti IG: @sindisinden

0 Komentar